Kami meyakini bahwa salah satu kunci untuk bisa menciptakan terobosan dan produk yang inovatif berada pada riset yang berkelanjutan dan strategi pengembangan pada departemen desain kami.
Kami telah melakukan riset terhadap konsumen dan mereferensi masukan mereka dengan menciptakan produk yang memenuhi semua criteria ekspektasi yang bisa memuaskan mereka. Tenaga ahli riset kami merujuk kepada semua data ilmiah dan kembali lagi menselaraskannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini terbukti pada debut awal kami sebagai Perusahaan Rokok Indonesia yang pertama kali memasarkan rokok yang dibuat oleh mesin atau lebih dikenal dengan SKM (Sigaret Kretek Mesin).
Sebuah tim khusus yang dikenal sebagai Bentoel Internal Panelist (BIP) yang terdiri dari ahli dan panelis yang terlatih, tim ini dibentuk melaukan uji rasa dan mengevaluasi setiap batang rokok dengan metode dan perlengkapan yang canggih. Upaya untuk menciptakan produk dengan kualitas terbaik tidak hanya berhenti disini. Strategi R&D adalah bagian dari proses yang berjalan secara konsisten dan dirancang untuk memenuhi harapan dari perkembangan jaman untuk merangkul pangsa pasar yang lebih luas. Untuk itu semua produk dibuat dokumentasi statistic yang valid dan akurat untuk kemudian dianalisa secara hati-hati untuk tujuan awal tersebut.
Pendek kata, kegiatan R&D Bentoel Group terdiri dari Pengembangan Produk dan Cigarette Non Tobacco Material (NTM). Hal pertama adalah mengembangkan produk dan mempertahankan material yang ada. Didukung oleh tenaga ahli yang berpengalaman dalam peracikan tembakau, komposisi rasa dan rancangan rokok.
Peracikan Tembakau adalah salah satu rangkaian proses desain untuk menyelaraskan berbagai jenis tembakau dalam campurannya juga melalui penambahan cengkeh guna menghasilkan rasa khas yang membedakan rokok Indonesia dari produk lain. Selama tahap penyusunan rasa, berbagai macam rasa – dari alam, buatan dan buah-buahan, pedas, manis, cokelat, difermentasi, hijau, dan gula – merupakan perpaduan menjadi sebuah rasa senyawa yang membantu menentukan rasa dan aroma rokok.
Setelah itu, kita melaksanakan materi non-tembakau desain untuk menentukan apa filter, kertas dan kertas tipping untuk digunakan. Bagian terakhir menentukan karakter asap yang dihasilkan oleh tiap batang rokok.
Sebagaimana ensemble orkestra, dimana keselarasan potongan-potongan musik adalah kunci, di bidang manufaktur rokok, kita juga perlu menyelaraskan tembakau, cengkeh, rasa dan desain untuk bisa menghasilkan produk sebagai sebuah mahakarya.
Bentoel Group adalah pelopor di Indonesia untuk pemrosesan rokok secara otomatis dengan kecepatan tinggi. Kami mendirikan Tim Pengembangan Bahan Non Tembakau (NTM) yang terdiri dari bahan rokok dan bahan pengemas.
Mereka memilih bahan-bahan alternatif untuk menyaring tow, kertas rokok, plug wrap, tip kertas dan perekat untuk menjamin bahwa karakter fisiknya telah memenuhi desain awal dari Product Development. Mereka harus selaras dengan spesifikasi rokok, aman untuk dikonsumsi, sebagaimana telah diatur dan sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh NTM.
Setelah itu pengembangan bahan pengemas rokok fokus pada paket luar flip, slof, bungkus film, tear tape dan kotak kartu. Selain dari pemilihan bahan alternatif, tim juga menjamin bahwa paket akan memberikan nilai tambah yang dapat melindungi produk selama distribusi dan sesuai dengan standar.